
Jakarta, mwplayer Indonesia
—
Nilai tukar
rupiah
berada di level Rp17.715 per
dolar AS
pada perdagangan Selasa (1/9) pagi. Mata uang Garuda menguat 7 poin atau 0,04 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Peso Filipina naik 0,14 persen dan ringgit Malaysia terapresiasi 0,20 persen.
Sebaliknya, beberapa mata uang Asia lainnya bergerak di zona merah. Dolar Singapura melemah 0,06 persen, yen Jepang turun 0,05 persen, yuan China melemah 0,02 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,20 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mata uang utama negara maju turut bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Australia menguat 0,06 persen, sedangkan euro Eropa melemah 0,07 persen, poundsterling Inggris turun 0,04 persen, dolar Kanada terkoreksi 0,08 persen, dan franc Swiss melemah 0,14 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan dibuka datar dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS yang terkoreksi.
“Rupiah diperkirakan dibuka datar dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS yang terkoreksi. Investor cenderung wait and see menantikan data-data inflasi dan perdagangan Indonesia siang ini,” ujar Lukman kepada
mwplayerIndonesia.com.
Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS.
[Gambas:Video mwplayer]
(pta/pta)
Baca lagi: Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau September 2026
Baca lagi: Tak Bisa Tahan Pipis, Pria Ini Nekat Sumbat Saluran Kemih Pakai Lem
Baca lagi: Amran Pecat 13 Pejabat Kementan Gegara Judi Online



