Pramono Tawarkan Proyek Sampah hingga TOD Jakarta Rp115 T ke Investor

Jakarta, mwplayer Indonesia

Gubernur DKI Jakarta

Pramono Anung

menawarkan 37 proyek strategis dengan total nilai

investasi

sekitar Rp115 triliun yang mencakup berbagai sektor, mulai dari properti dan perhotelan, pengembangan komersial dan

mixed-use

, hingga

transit-oriented development

(TOD).

Ia mengatakan kepada investor bahwa berinvestasi di Jakarta akan sangat menguntungkan karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat termasuk Danantara.

“Kami dengan bangga memperkenalkan portofolio 37 proyek investasi strategis di Jakarta dengan total nilai indikatif sekitar Rp115 triliun, atau US$5 miliar,” ujar Pramono dalam acara JIF di Hotel Shangri-La Jakarta, Jumat (28/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, proyek-proyek tersebut tidak berdiri sendiri melainkan dirancang untuk mendukung pengembangan Jakarta secara terintegrasi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang bagi investor untuk membawa modal, teknologi, keahlian, serta model bisnis inovatif dalam merealisasikan proyek-proyek tersebut.

“Melalui portofolio ini, kami mengundang investor tidak hanya untuk berinvestasi pada proyek individual, tetapi juga ikut membentuk babak berikutnya dari pertumbuhan Jakarta,” jelasnya.

[Gambas:Youtube]

Salah satu proyek prioritas yang ditawarkan adalah Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, proyek pengolahan sampah menjadi energi (

waste to energy

) dengan nilai investasi sekitar Rp5,3 triliun.

Pramono mengatakan proyek tersebut memiliki kapasitas pengolahan sampah hingga 2.020 ton per hari.

“ITF Sunter dirancang untuk mengurangi volume sampah lebih dari 80 persen sekaligus menghasilkan listrik hingga 35 megawatt (MW) dengan estimasi nilai proyek Rp5,3 triliun,” jelasnya.

Proyek tersebut menjadi bagian dari komitmen Jakarta dalam memperkuat pengelolaan sampah sekaligus mengejar target

zero dumping

pada 2028.

Untuk mendukung realisasi proyek, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah dukungan bagi investor. Dukungan tersebut mencakup penyediaan lahan, jaminan pasokan sampah, biaya layanan sampah, serta kerangka regulasi pendukung yang jelas.

“Kami mengundang investor dan mitra untuk melihat lebih dekat ITF Sunter dan mengeksplorasi bagaimana kita dapat bekerja sama mengubah tantangan ini menjadi solusi perkotaan yang berkelanjutan sekaligus peluang investasi yang layak,” tandas Pramono.

(ldy/ins)

Baca lagi: Protein Anak Tak Harus Mahal, Ini Cara Penuhi Nutrisinya

Baca lagi: FOTO: Merawat Ingatan Sosok Wiji Thukul

Baca lagi: Aktris Thailand Lingling Kwong Jadi Wanita Tercantik di Dunia 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: