
Jakarta, mwplayer Indonesia
—
Presiden
Prabowo Subianto
memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Bahlil Lahadalia
ke Istana Kepresidenan, Selasa (28/7) siang.
Pertemuan itu membahas sejumlah agenda, mulai dari perkembangan program listrik desa, penataan sektor pertambangan, hingga kesiapan peresmian pabrik baterai mobil listrik milik Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL).
Berdasarkan pantauan mwplayerIndonesia.com, Bahlil tiba di kompleks Istana sekitar pukul 13.50 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hari ini saya rapat sama Bapak Presiden untuk membahas beberapa hal terkait dengan listrik desa, kemudian terkait dengan penataan tambang, dan yang terakhir itu adalah persiapan peresmian pabrik CATL untuk ekosistem baterai mobil yang dilakukan groundbreaking pada tahun 2025,” ujar Bahlil sebelum rapat.
Menurut Bahlil, pabrik yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada 2025 itu kini telah rampung dibangun dan siap berproduksi. Ia menyebut beroperasinya pabrik tersebut menjadi bagian dari implementasi program hilirisasi nikel yang tengah dijalankan pemerintah.
Dalam pertemuan itu, Bahlil juga akan melaporkan perkembangan program penyediaan listrik di desa-desa yang selama ini belum menikmati akses listrik.
Ia mengatakan dari sekitar 11 ribu desa yang sebelumnya belum teraliri listrik, sekitar 1.400 desa kini telah selesai dikerjakan dan siap diresmikan.
“Kami akan melaporkan karena sudah ada sekitar dari 11 ribu desa yang belum ada listrik, sekarang sudah ada sekitar 1.400 yang sudah selesai dikerjakan untuk siap untuk diresmikan,” ujar Bahlil.
Bahlil mengatakan capaian tersebut akan dilaporkan kepada Kepala Negara sebagai bagian dari perkembangan pelaksanaan program listrik desa yang dikerjakan pemerintah.
[Gambas:Youtube]
(del/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Dude Harlino Beber Efek Terseret Dugaan Penipuan Investasi PT DSI
Baca lagi: PWI Akan Cabut Laporan soal Hotman Paris Diduga Hina Wartawan



