Kapal Tongkang Tersangkut di Kapuas, ESDM: Air Surut, Bukan Produksi

Jakarta, mwplayer Indonesia

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (

ESDM

) Yuliot Tanjung menegaskan

kapal tongkang

yang tersangkut di dasar Sungai Kapuas, Kabupaten Sekadau,

Kalimantan

Barat bukan karena pembatasan produksi, tetapi imbas dari debit air yang surut.

Yuliot menyebut surutnya air di sungai tersebut menyebabkan kapal tongkang sulit untuk berjalan.

“Enggak, itu ya bukan karena dibatasi produksinya, karena air (sungai) untuk ngalirin tongkangnya enggak ada air,” jawab Yuliot saat ditemui usai acara Indo EBTKE ConEx and Exhibition 2026 di JiExpo Kemayoran, Rabu (2/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuliot pun mengungkapkan pihaknya juga telah mengecek langsung ke tempat kejadian untuk memastikan kondisi kapal tongkang yang tersangkut tersebut.

“Itu ya saya cek itu kemarin di Kalimantan Barat. Ya justru, ya karena sungainya mengering, tongkangnya enggak bisa jalan,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah kapal tongkang yang diketahui mengangkut kernel sawit dari Sejiram menuju Tayan terdampar di dasar Sungai Kapuas, Kalimantan Barat.

Sungai Kapuas mengalami kekeringan parah setelah empat bulan tidak diguyur hujan. Kendati begitu, banyak masyarakat sekitar yang berwisata ke lokasi tersebut untuk melihat kapal tongkang yang tersangkut.

Selain Sungai Kapuas, beberapa sungai dan danau di Kalimantan juga surut imbas dari suhu panas yang ekstrem.

[Gambas:Video mwplayer]

(fln/ins)

Baca lagi: Cerita Turis Korea Nyamar Jadi Warlok Bisa Overstay 26 Tahun di Jepang

Baca lagi: Desta Ungkap Arti Sosok Vincent usai Umumkan Mundur dari Vindes

Baca lagi: Insan dan Karya Pop Indonesia Mendunia, Sudah Siap Belum?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: