Bima Arya Sayangkan Banyak Kepala Daerah Tak Pernah Naik Angkutan Umum

Daftar Isi

Jakarta, mwplayer Indonesia

—

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)

Bima Arya Sugiarto

mengungkapkan masih banyaknya kepala daerah yang tidak memiliki kepekaan terhadap kondisi riil di lapangan karena belum pernah merasakan naik transportasi umum.

“Sangat banyak kepala daerah yang saya enggak yakin pernah naik angkot, pernah naik bus, pernah naik kereta. Enggak yakin saya,” ujar Bima dalam Urban Climate Forum 2026 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).

Menurut Bima, absennya pengalaman tersebut membuat kepala daerah kehilangan sense atau kepekaan terhadap apa yang benar-benar dibutuhkan oleh warganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, kata dia, masyarakat sangat mendambakan perbaikan layanan mobilitas perkotaan.

Bima menyinggung soal rasanya berdesakan di moda transportasi massal seperti KRL, yang menggambarkan betapa tingginya kebutuhan publik akan sistem mobilitas perkotaan (

urban mobility

) yang layak.

“Jadi bagaimana

sense

itu bisa ada bahwa rakyat membutuhkan? Pernah enggak merasakan berdesakan seperti digencet di kaleng sarden, ya, seperti cendol gitu ya, di KRL pergi, maka akan merasakan betapa dahaga warga atas urban mobility begitu mendesak, begitu mendesak,” tuturnya.

Bima juga mendorong para kepala daerah untuk tidak lagi terjebak pada pendekatan sektoral yang kaku dalam menangani perubahan iklim.

Ia menilai penanganan isu iklim dan mobilitas perkotaan membutuhkan kolaborasi lintas wilayah serta perencanaan tata ruang yang matang agar target pertumbuhan ekonomi sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan penurunan emisi.

“Perubahan iklim ini sangat penting untuk didekati dengan tiga perubahan tata kelola, dari sektoral menuju terintegrasi, melampaui batas administrasi menuju batas yang lebih berorientasi pada kawasan, dan tidak reaktif tetapi antisipatif mulai dari perencanaan,” tegas Bima.

[Gambas:Video mwplayer]

(fln/pta)

Baca lagi: Perdana, Warga Usia 100 Tahun Tembus 100 Ribu Orang di Negara Ini

Baca lagi: Jaksa Batalkan Tuntutan Hukuman Mati untuk Nick Reiner

Baca lagi: Viral Video Ramalan Gempa M9 Guncang Indonesia, Ini Kata BMKG

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: