Anindya Bakrie Temui Seskab Teddy Bahas Motor Listrik Nasional

Jakarta, mwplayer Indonesia

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (

Kadin

) Indonesia

Anindya Bakrie

menemui Sekretaris Kabinet (Seskab)

Teddy Indra Wijaya

di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (27/7).

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @

sekretaris.kabinet

, Teddy dan Anindya tampak sedang berbicara sambil makan siang. Foto lainnya menunjukkan Anindya menyerahkan buku berjudul “We Buy From Indonesia” ke Teddy.

Berdasarkan keterangan yang ada di unggahan tersebut, Anindya dan Teddy membahas mengenai sejumlah isu, salah satunya mengenai motor listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Dalam pertemuan tersebut, Seskab Teddy dan Ketua Umum Kadin membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tulis akun @

sekretaris.kabinet

dalam unggahannya.

Pembahasan mencakup penguatan peran pengusaha daerah sebagai motor penggerak ekonomi nasional, pengembangan industri listrik, garmen, dan tekstil, serta dukungan terhadap agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Adapun pembahasan mengenai motor listrik merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Selain itu, dibahas pula kesiapan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong lahirnya motor listrik nasional,” tulis akun @sekretaris.kabinet.

Pertemuan juga menyoroti penguatan industri kendaraan listrik pascaperesmian pabrik bus dan mobil listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang oleh Prabowo.

“Kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan industri nasional, menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global sejalan dengan visi pembangunan ekonomi nasional,” tulis akun @sekretaris.kabinet.

[Gambas:Instagram]

Saat berpidato di acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7), Prabowo menyebut Indonesia bakal segera memiliki motor listrik yang diproduksi di dalam negeri. Ia juga mengeklaim motor tersebut akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Prabowo mengungkap motor listrik ini akan diproduksi langsung oleh anak Indonesia. Namun begitu, ia tidak merinci merek dan kapan motor tersebut akan diluncurkan.

“Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional,” katanya dikutip dari Detik.

Prabowo berharap kehadiran motor listrik nasional dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya para petani untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor listrik ya. Malah siapa tahu ada yang pakai mobil semua nanti,” ujar Prabowo.

[Gambas:Youtube]

(dhz/sfr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Kapan Formula 1 Malaysia usai GP Bahrain Resmi Dipindah ke Sepang?

Baca lagi: FOTO: Reog Ponorogo Terus Berjaya di Pundak Generasi Muda

Baca lagi: BRI Motor Utama Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Beri Apresiasi

2 Responses

  1. Penjelasan yang sangat menarik dan memberikan perspektif baru buat saya. Terima kasih banyak admin! Kebetulan saya juga nemu info serupa yang dibahas mendalam di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320543675_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297441916_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297539893_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297289339_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297133049_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320129065_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297314318_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296883726_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297266956_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297099185_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297422385_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297062887_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297256978_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297137983_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297533328_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297104409_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297374348_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297299967_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297020749_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320556779_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320593359_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320743614_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320480777_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320333750_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296956732_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320059738_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297519165_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320672786_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320383450_htm sebagai referensi tambahan.

  2. Bahasannya sangat berbobot dan terstruktur dengan baik dari awal sampai akhir. Sukses terus untuk blognya! Kebetulan kemarin sempat baca ulasan sejenis yang detail di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320687135_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297577958_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297006400_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297065619_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297580690_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320295813_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320162897_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297143687_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320639210_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320376741_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320044416_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320487854_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320257185_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320271534_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296999715_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320468067_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320381965_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297177551_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297597217_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320249271_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297272788_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320466444_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297525704_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320500660_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320428627_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297027160_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320481427_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320478695_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297186806_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296891768_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297295043_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?pages-list

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: